Sesal itu tiada akhir, kau tau itu? Pernah ku mendapati sesal yang tak elak membuat ku terjatuh. Bukan dalam artian aku sunggung-su...


Sesal itu tiada akhir, kau tau itu?
Pernah ku mendapati sesal yang tak elak membuat ku terjatuh.
Bukan dalam artian aku sunggung-sungguh terjatuh.
Langkah ku sudah lantang mengehmpas bumi selangkah demi selangkah.
Pada awalnya ku kira ada hambatan di luar langkah kaki yang menderap semua jalan.
Tapi kenapa kaki ku tak bertanya ada apa di bawah sana? 
Saat berhenti di redupnya awan dengan sedikit kilat mataku bertanya 
mengapa tidak kau coba tanyakan saja apa yang ada di dalam sana?
Ternyata kerikil kecil bersarang di sepatu yang usang, 
entah dia menyusup lewat mana.
Hal yang sebenarnya menyakitimu itu bukan dari luar, 
tapi dari dirimu sendiri.
Kau bisa melihat dengan jelas luka yang dibuat oleh nya,
tetapi dengan perlahan kau telah menyakiti dirimu sendiri 
dengan luka yang kau tanam tanpa kau sadari.Sesal itu sesak, 
bukan sesak itu yang kumaksud.Sesak ini tanpa gejala dan tanpa obat penawar.

tak ada kalimat yang lebih indah lagi daripada menjelaskan tentang dirimu  tak ada nada yang kebih merdu lagi ketika mendengar keluh mu ...

tak ada kalimat yang lebih indah lagi daripada menjelaskan tentang dirimu 

tak ada nada yang kebih merdu lagi ketika mendengar keluh mu

tak ada yang sehangat dirimu kecuali matahari pastinya

ketika satu kalimat yang terpikir di kepalaku, terlontrar kelud memikirkannya

nyaman itu sulit ya? 

yaa, sulit untuk melepasmu pergi 

toh yang nyaman hanya satu genggaman saja

sudah kucoba erat menggenggam tanganmu

yang ada luka memar ku terimasudah lah, 

basa-basi mu sudah terlalu basi untuk ku

walau manismu tak akan lagi terasa di lidah

kutapi masih tetap indah bersemayam di mata.

Tatkala orang bersajak tentang senja dan hujan Aku masih berkutik dengan mu dan merejan Apa peduli ku pada jingga kemilau senja? D...


Tatkala orang bersajak tentang senja dan hujan
Aku masih berkutik dengan mu dan merejan
Apa peduli ku pada jingga kemilau senja?
Dan apa urusan ku dengan  bulir sejuk hujan?
Kini kau sudah punya duniamu sendiri

Telah kau bangun sendiri apa yang seharusnya menjadi milik kita
Maaf bila hanya lahan dalam jurang yang telah ku sodorkan
Maaf bila bunga yang ingin kau petik terlambat mekar
Tapi masih kah ada aku untukmu?

Masih ingatkah kalimat ajaib itu? 
Kalimat yang membuat ku percaya bahwa masih ada harapan untuk ku?
"Kamu itu rumah aku, tau."
Itu kalimat penahanku
Walau setengah dekade ini aku telah menjadi rumah tanpa penghuni
Sapardi berkata 
"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana."
Namun kamu terlalu istimewa untuk ku cintai dengan sederhana
Namun bila W.S Rendra menulis surat cinta
Maafkan aku yang hanya dapat menyiratkannya.

ku kira dongeng tak benar adanya tapi ternyata adanya dirimu adalah sebuah dongeng yang nyata dari sekian banyak kisah indah ...


ku kira dongeng tak benar adanya
tapi ternyata adanya dirimu
adalah sebuah dongeng yang nyata
dari sekian banyak kisah indah
dongeng tentang mu bukan lah 
yang paling indah

pernah dengan dongeng si kancil?
bukan seperti dongeng Cinderella
ataupun kisah pangeran yang 
selalu menolong sang putri
dongeng tentang mu bak kancil
yang suka mencuri
namun bedanya bukan ketimun 
yang kau curi
perhatian ku yang kau curi

aku juga tak tahu sejak kapan
sebuah perhatian bisa dicuri
pandangan ku juga ikut kau curi
sebenarnya berapa banyak dosa 
yang kau buat dari hasil mencuri?

bukan dari diriku saja kau mencuri
bukan hanya aku saja yang kau cari
bukan juga diriku saja yang kau pacari

ya sudah lah memang akhir dari sebuah
dongeng tak melulu akan indah
bukan indah untukmu juga bukan untuknya